PARBOABOA - Membaca sholawat merupakan salah satu cara yang umum dilakukan oleh umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan sebagai bentuk pujian kepada Rasulullah SAW.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al Quran Surat Al Ahzab ayat 56 yang berbunyi:
اÙنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىٕÙكَتَهٗ ÙŠÙصَلّÙوْنَ عَلَى النَّبÙيّÙÛ— يٰٓاَيّÙهَا الَّذÙيْنَ اٰمَنÙوْا صَلّÙوْا عَلَيْه٠وَسَلّÙÙ…Ùوْا تَسْلÙيْمًا
Artinya: Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
Salah satu sholawat yang terkenal dan sering diamalkan oleh umat muslim adalah sholawat nahdliyah. Bacaan sholawat ini memiliki makna dan sejarah khusus yang berkaitan dengan organisasi besar Nahdlatul Ulama (NU) di Indonesia.
Teks Sholawat Nahdliyah diciptakan oleh KH Hasan Abdul Wafi. Dikutip dari laman NU Online, KH Hasan Abdul Wafi adalah salah satu tokoh yang ikut berjuang di Nahdlatul Ulama (NU), ketika NU baru keluar dari Masyumi. Oleh karena itu, sholawat ini juga dikenal sebagai Sholawat NU.
Sholawat Nahdliyah lirik berisi rangkaian sholawat dan doa kepada Allah SWT, sekaligus menunjukkan tujuan daripada NU, yaitu meninggikan kalimat Allah SWT.
Lantas, seperti apa bunyi sholawat nahdliyah lirik latin, Arab, dan artinya? Simak selengkapnya pada ulasan di bawah ini.
Lirik Sholawat Nahdliyah Arab dan Latin Beserta Artinya
Berikut adalah bunyi sholawat nahdliyah lirik Arab, latin dan artinya:
اَللّٰهÙÙ…ÙŽÙ‘ صَلÙÙ‘ عَلَى سَيÙّدÙنَا Ù…ÙØَمَّدْ صَلَاةً تÙرَغÙّب٠وَتÙÙ†ÙŽØ´ÙّطÙ
Bacaan Sholawat latin: Allahumma shalli ‘alaa sayyidina Muhammad Shalaatan turaghghibu wa tunasyithu
“Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dengan rahmat yang membuat kami menjadi senang dan giat".
وَتÙØÙŽÙ…Ùّس٠بÙهَا الْجÙهَادْ Ù„ÙØ¥ÙØْيَاءْ، ÙˆÙŽØ¥Ùعْلَاء٠دÙيْن٠الْإÙسْلَامْ
Bacaan latin: Wa tuhammisu biha al-jihaad li ihyaa-i Wa i’laa-i diinil islaam
"dan bersemangat dalam berjuang menghidupkan dan meninggikan syiar agama Islam."
ÙˆÙŽØ¥Ùظْهَار٠شَعَائÙرÙهْ عَلَى طَرÙيْقَةÙØŒ جَمْعÙيَّة٠نَهْضَة٠الْعÙلَمَاءْ
Bacaan latin: Wa idzhaari sya’aairihi ‘laa thariqati Jam’iyyah nahdlatil ‘ulamaa’
"Juga dalam menerapkan syi’ar-syi’ar Islam menurut cara Jam’iyyah Nahdlatul Ulama"
وَعَلَى آلÙه٠وَصَØْبÙه٠وَسَلÙّمْ
Bacaan Sholawat: Wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallim.
"Dan limpahkanlah pula rahmat dan keselamatan kepada keluarga dan para sahabat beliau (Nabi Muhammad SAW)".
اَللّٰهْ اَللّٰهْ اَللّٰه٠اَللّٰهْ
Bacaan Sholawat: Allah Allah Allah Allah.
"Allah, Allah, Allah, Allah"
ثَبÙّتْ وَانْصÙرْ أَهْلَ جَمْعÙيَّةْ
Bacaan Sholawat latin: Tsabbit wanshur ahla jam’iyyah,
"Teguhkanlah dan tolonglah seluruh warga Jam’iyyah."
جَمْعÙيَّةْ نَهْضَة٠الْعÙلَمَاءْ، Ù„ÙØ¥Ùعْلَاء٠كَلÙمَة٠اللّٰهْ
Bacaan Sholawat latin: Jam’iyyah Nahdlatil Ulama Li i’laa-i kalimatillah.
"Jam’iyyah Nahdlatul Ulama, untuk meninggikan kalimat Allah."
Makna Sholawat Nahdliyah
Sholawat yang diciptakan oleh KH Hasan Abdul Wafi ini dipersembahkan untuk para anggota NU. Lirik Sholawat Nahdliyah berisi semangat dan spirit para anggota untuk terus berjuang serta berorganisasi di NU.
Saat membaca sholawat ini, diharapkan muncul kedekatan dengan NU dan Rasulullah SAW sang pembawa syafaat. Dalam sholwat ini juga tercantum sebuah doa agar para anggota NU selalu semangat berjuang untuk meninggikan derajat NU dan Islam.
Dalam sejarahnya, sholawat ini identik dengan amaliyah khas NU. Secara umum, para anggota NU dan muslim Indonesia, tidak asing lagi dengan sholawat ini, karena sholawat ini berisi pujian pada Rasulullah SAW dari para umatnya.
Amalan Sholawat Nahdliyah
Sholawat Nahdliyah adalah sebuah amalan sekaligus doa bagi warga NU. Artinya, sebagai umat islam, NU kental dengan nuansa amalan atau amaliyah yang bernuansa ibadah.
Salah satunya adalah bacaan sholawat. Selain itu, karena kesunnahan membaca sholawat menjadi alasan mengapa tradisi membaca sholawat sangat terjaga di kalangan nahdliyin (warga NU).
Sholawat ini dilantunkan saat momen-momen tertentu, seperti pelaksanaan kegiatan organisasi NU maupun Badan Otonomnya.
Di saat menjelang pelaksanaan shalat Fardhu, lirik sholawat Nahdliyah juga sering terdengar sebagai bentuk puji-pujian kepada Rasulullah SAW.
Demikianlah lirik Sholawat Nahdliyah tulisan latin, Arab, artinya beserta dengan maknanya. Semoga ulasan ini bermanfaat.