PARBOABOA,
Haiti - Presiden Haii Jovenel Moise akhirnya dimakamkan hari
ini, setelah dua minggu setelah insiden penembakan di rumahnya pada Rabu (7/7).
Sekelompok tentara bayaran terduga pelaku telah diamankan,
sebagian memiliki identias warga negara asing.
Para pendukung Moise yang marah mengguncang kampung halaman
Moise selama dua hari berturut-turut, pada Kamis (22/7/2021) hingga Jumat. Di
tempat lain di kota tersebut, massa membakar ban untuk memblokir jalanan pada
Kamis sore waktu setempat. Massa menuntut keadilan atas pembunuhan presiden.
Reuters melaporkan bahwa sebelum pemakaman, digelar upacara
penghormatan terakhir bagi Moise di Ibu Kota Haiti, Port-au-Prince.
Upacara itu berlangsung sejak Jumat pagi dan dihadiri oleh
para pejabat Haiti dan sejumlah perwakilan negara asing.
Prosesi dimulai dengan para pengusung jasad berpakaian
militer meletakkan peti di atas podium yang sudah dihias dengan bunga. Pastor lalu melakukan pemberkatan jenazah
lalu bendera Haiti dikibarkan sebagaimana dilansir Reuters.
Rencananya Makam Moise akan terletak di tanah milik keluarga, dekat dari makam ayah Moise yang meninggal tahun lalu.