parboaboa

KPK Klaim Tengah Bersih-Bersih, Novel Baswedan: Siapa yang Percaya?

Maesa | Nasional | 30-06-2023

Eks Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidikan KPK, Novel Baswedan kembali beri tanggapan terkait pemberitaan lembaga antirasuah. (Foto: KPK)

PARBOABOA, Jakarta - Eks Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan kembali beri tanggapan terkait pemberitaan KPK.

Hal itu disampaikan Novel Baswedan melalui akun Twitter pribadinya @nazaqistsha dilansir pada Jumat, 30 Juni 2023.

Dalam cuitannya, Novel bertanya kepercayaan publik terkait klaim KPK yang tengah ‘bersih-bersih’.

“Siapa yang percaya KPK sedang bersih-bersih?,” cuit Novel dibarengi emoji tertawa.

Sebab, kata dia, kasus pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan (Rutan) KPK dan pelecehan seksual oleh pegawai rutan terhadap istri tahanan diungkap oleh orang-orang yang bukan bagian dari lembaga antirasuah tersebut.

“Kasus-kasus tersebut terungkap di publik karena diungkap orang-orang di luar KPK, bila tidak hilang,” ucapnya.

“Kasus asusila dan pemerasan di Rutan KPK dilaporkan Januari, diputus etik April, sampai sekarang belum dilaporkan pidananya. Dimana bersih-bersihnya?,” tandas Novel Baswedan.

Klaim KPK

Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur mengatakan jika pihaknya membuka dan menangani kasus ini merupakan bentuk lembaga antirasuah untuk membuka diri serta melakukan bersih-bersih.

Klaim ini disampaikan Asep Guntur kepada awak media pada Rabu, 28 Juni 2023.

Asep menyebut, langkah KPK membuka perkara ke publik adalah bentuk transparansi dan pembuktian bahwa pihaknya tidak menutupi kasus yang menyeret pegawainya ini.

Ia menegaskan jika KPK berkomitmen melakukan penegakan hukum yang adil terhadap pegawai lembaga antirasuah yang terlibat urusan hukum.

Saat ini, tak hanya kasus dugaan pungli senilai Rp4 miliar dan pelecehan yang dilakukan oleh pegawai Rutan, KPK kembali mengungkapkan persoalan lain, yakni adanya kasus tindak pidana korupsi uang perjalanan dinas oleh pegawai bidang administrasi KPK sebanyak Rp550 juta.

Editor: Maesa

Tag: #kpk    #pungli    #nasional    #rutan    #pelecehan seksual    #korupsi   

BACA JUGA

BERITA TERBARU